Ganti Ukuran Teks
- + + + +
SELAMAT DATANG DI BLOG SETANGKAI KEMBANG WIJAYA KUSUMA

Sabtu, 09 Oktober 2010

Festival Layang-layang Nasional 2010

Pelayang Cilacap Mendominasi Kejuaraan dalam Festival Layang-layang Nasional 2010

Rabu, 11/08/2010 08:41 WIB - Oleh : Dinas Budparpora
 











Dalam Festival layang-layang Nasional yang diselenggarakan hari sabtu 31 Juli 2010 sampai dengan hari Minggu 1 Agustus 2010, pelayang Cilacap ternyata mampu mendominasi beberapa kategori yang dipertandingkan. Di kelas 2 dimensi: layang-layang berjudul  Bagong dari Misteri Kite Club Cilacap berhasil menduduki urutan ke III dengan nilai 1207. Misteri Kite Club kembali unggul  menempati urutan pertama pada kategori layang-layang Train, dengan layang-layang berjudul Naga Merah. Layang-layang eksotik tersebut memang pantas mendapatkan urutan terhormat karena disainnya unik, mampu terbang dengan baik pada kesempatan pertama dan mampu bertahan lama di udara. Klub Lain dari Cilacap pada kategori Layang-layang 2 dimensi menduduki harapan III dengan layang-layang Dewi Kwan Im. Sementara Supardi dari  Kinayungan KC Cilacap menduduki tempat I pada kelas Rokakku Challenge/Battle disusul Ayat dari Dadali KC Kroya, Cilacap menduduki urutan II.
Adapun hasil selengkapnya untuk kelas Nasional adalah sebagai berikut:
Kategori Layang-layang Tradisional:
No
Nama Layangan
Nama Klub
Nilai
1.
Mancungan II Prasojo Galur Kulon Progo
1274
2.
Topeng-Topengan Kepis KC Muntilan
1263
3.
Mancungan I Prasojo Galur Kulon Progo
1259
4.
Naga Hijau Ngglender KC Tegal Kemuning Jogja
1207
5
Mantenan Pass Goed KC Tegal Kemuning Jogja
1206
6.
Garuda Bangunjiwo bantul
1205
Kategori layang-layang 2 dimensi
No
Nama Layangan
Nama Klub
Nilai
1.
Gitarisku Pedal KC Jogja
1240
2.
Kepiting Jatayu KC Surabaya
1236
3.
None Ondel-ondel Legong Kc Jakarta
1235
4.
Bagong Misteri KC Cilacap
1207
5.
Buto Gancet Bekasi KC Bekasi
1205
6.
Dewi Kwan Im Budi Utomo KC Cilacap
1203
Kategori Layang-layang 3 dimensi
No
Nama Layangan
Nama Klub
Nilai
1.
Becak Legong KC Jakarta
2.
Giling Angin Petung KC Tulung Agung
3.
Jangkrik Pedal KC Jogja
4.
Kuda Laut Kepis KC Muntilan
5.
Sambeliler Pass Goed KC Tegal Kemuning Jogja
6.
Baru Klinthing Pengeran Petruk KC Magelang
 Kategori layang-layang Train
No
Nama Layangan
Nama Klub
Nilai
1.
Naga Merah Misteri KC Cilacap
1227
2.
Naga Bumi Budi Utomo KC
1226
3.
Pesawat Perlaci KC Pangandaran Jabar
1215
4.
Barongsai Samodra KC Surabaya
1210
5.
Naga Bengawan Pelangi Bengawan, Solo
1206
6.
Naga Bodhol Pataselanta KC Jogja
1205
Kategori Rokkaku Challenge/Battle
No
Nama
Nama klub
Nilai
1.
Supardi Kinayungan KC Cilacap
-
2.
Ayat Kumis KC Kroya Cilacap
-
3.
Sartono Dadali KC Jogja
-
Sementara untuk Kelas Lokal
Kategori 2 Dimensi Lokal DIY
No
Nama Layangan
Nama Klub
Nilai
1.
Gitarisku Pedal KC Jogja
1173
2.
Pak Tua
1112
3.
Lindungi Aku Ngglender KC Tegal Kemuning Jogja
1107
4.
Jatayu
1102
5.
Gareng
1080
6.
Bar Mabuk Pataselanta, Jogja
1067
Kategori 3 Dimensi Lokal DIY
No
Nama Layangan
Nama Klub
Nilai
1.
Sambeliler
1489
2.
Jangkrik
1475
3.
Trothokan
1412
4.



5.



6.



Ket: Tidak ada juara Harapan I, II, III karena layang-layang tidak dapat terbang sempurna.
Selain itu ada banyak jenis layang-layang lain yang tidak masuk dalam kategori pertandingan, seperti layang-layang sport, layang-layang balon: Panda dari Museum Layang-layang Nasional Indonesia dan Upin Ipin dari Bp. Norman Malaysia, Casper & mobile kite dari OWK Jakarta. Layang-layang Panda menjadi favorit untuk festival ini.
 Sementara itu dari hasil pantauan Dinas,  jumlah pengunjung pada hari Sabtu dan Minggu kemarin  ada  peningkatan yang cukup significan dibandingkan dengan hari Sabtu dan Minggu tanpa adanya atraksi. Sabtu dan minggu tanggal 17 dan 18 juli 2010 jumlah pengunjung 2421, sabtu dan minggu 24 dan 25 Juli 2010 jumlah pengunjung 1808, sementara sabtu  31 Juli 2010 dan minggu 1 Agust 2010 kemarin jumlah pengunjung meningkat drastis menjadi 3261( meningkat 55, 44%) dengan kondisi tersebut diharapkan target 7 (tujuh) bulan ke depan terhitung mulai bulan Juni 2010 sampai Desember 2010 sebanyak 160.000 pengunjung di Pantai Glagah dapat tercapai. Fertival layang-layang tingkat nasional ini diharapkan dapat menjadi ikon baru Pantai Glagah Indah, selain sebagai obyek wisata tujuan utama Kab. Kulon Progo, juga sebagai arena Festival Layang-layang yang akan digelar secara rutin setiap tahun. Untuk itu dukungan Dinas Instansi terkait khususnya Dinas Pariwisata Propinsi DIY sangat diharapkan kesinambungannya demi terselenggaranya kegiatan ini di tahun-tahun mendatang.
 Menurut beberapa peserta yang baru pertama kali mengikuti festival layang-layang di Pantai Glagah, seperti pada umumnya peserta yang lain termasuk peserta dari Malaysia, cukup kaget dengan angin yang sangat kencang di Pantai Glagah Indah. Angin yang bertiup cukup kuat dan "nendang-nendang" merupakan pengalaman baru bagi beberapa peserta yang tidak mengira angin akan begitu kencang seperti itu. Namun demikian dari pantauan panitia para peserta sangat puas dengan penyelenggaraan festival kali ini. Mereka berpendapat bahwa kondisi Pantai Glagah sangat cocok untuk festival layang-layang, karena angin yang cukup bagus untuk layang-layang, lahan berumput sehingga lebih "menggigit" dan pemandangan laguna yang sangat indah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar